Kamis, 02 Juni 2022

Tips dan Trik Mengolah Abon Ikan Tuna Agar Tahan Lama

 Dalam pembuatan abon sebenarnya bertujuan untuk bisa menambah keanekaragaman pangan, memperoleh olahan pangan yang berkualitas tinggi, daya tahan simpan yang lama, bisa meningkatkan nilai tukar, dan juga meningkatkan daya guna bahan mentahnya. Abon juga merupakan salah satu bentuk olahan kering yang memang sudah dikenal di kalangan masyarakat karena harganya yang cukup terjangkau dan juga rasanya yang lezat. Dalam pembuatan abon ada beberapa hal yang harus diperhatikan. Yuk simak tipsnya di sini :

1. Pilih bagian daging yang berserat dan tanpa lemak untuk dibuat abon
Pastikan  memilih bagian daging yang punya banyak serat dan tanpa lemak untuk
membuat abon. Jika ingin membuat abon daging sapi, bagian gandik bisa dijadikan pilihan. Sedangkan jika ingin membuat abon ayam, bisa menggunakan bagian dada. Pemilihan bagian yang berserat dan tanpa lemak ini supaya daging tidak mudah hancur, bertekstur kering, dan mudah untuk disuwir halus. Untuk membuat abon dari daging ikan ini, pilihlah ikan yang dagingnya tebal dan berserat. Contohnya adalah ikan tongkol atau tuna.
 

2. Rebus daging hingga empuk, kemudian disuwir halus
Didihkan sekitar 1 liter air, kemudian rebus daging yang sudah bersih hingga matang dan empuk. Tiriskan daging. Setelah daging dingin, kemudian, suwir-suwir daging tersebut sampai serat-seratnya tertarik, halus, dan tipis. Supaya lebih mudah, bisa menggunakan garpu untuk menyuwir daging.
 

3. Masak daging suwir dengan santan dan racikan hingga kering
Daging yang telah disuwir halus lalu dimasak bersama santan dan bumbu-bumbu. Penggunaan santan di sini wajib hukumnya agar rasa dari abon bisa gurih dan teksturnya lembut. Selama direbus, harus mengaduk daging secara terus-menerus dan perlahan supaya daging tidak gosong dan matang merata. Rebus dan aduk terus hingga santan habis dan daging mengering. 


4. Gunakan gula merah sebagai pemanis abon
Citarasa yang dimiliki abon adalah gurih-manis. Untuk mendapatkan rasa manis yang pas dan khas, gunakanlah gula merah sebagai pemanis. Masukkan gula merah tepat setelah daging suwir. Aduk-aduk perlahan supaya tidak ada gula
merah yang menggumpal.

5. Gunakan api kecil supaya tidak gosong
Abon yang baik dan nikmat itu memiliki tekstur yang kering. Oleh karena itu, proses memasak dan mengaduk-aduk daging hingga kering dan menjadi abon merupakan tahap yang penting. Supaya daging bisa benar-benar kering dengan baik, gunakanlah api yang kecil saja selama proses perebusan bersama santan. Api kecil akan memberikan panas yang konstan sehingga daging bisa jadi abon yang kering merata dan tidak ada yang gosong.
 

6. Simpan abon dalam wadah kedap udara dan di dalam kulkas
Jangan buru-buru menyimpan abon ketika sudah matang. Abon yang sudah kering ini perlu dibiarkan terlebih dahulu di suhu ruangan supaya panasnya menguap. Jika langsung disimpan dalam wadah tertutup saat masih panas, abon tidak akan renyah dan baru 2 hari, pasti sudah basi. Setelah panasnya menguap, barulah simpan abon dalam wadah tertutup dan kedap udara. Abon bisa disimpan di suhu ruang saja dan bertahan hingga 1 minggu lamanya. Sementara, jika disimpan di dalam kulkas, daya tahannya bisa menjadi semakin lama, yakni mencapai 1 bulan. 

 

Tips dan Trik Mengolah Abon Ikan Tuna Agar Tahan Lama

Bagaimana? Yuk segera pesan Abon Ikan Tuna AL-Fatid dengan rasa yang enak dan gurih. Selain disantap langsung dengan nasi panas, abon juga nikmat sekali dijadikan isian roti atau lemper. Untuk pemesanan abon ikan tuna al-fatid hubungi 081341382559


Rabu, 01 Juni 2022

FUNGSI KEMASAN ABON IKAN TUNA YANG MENARIK

 

    Di masa sekarang di era modersisasi kemasan produk menjadi salah satu daya tarik tersendiri untuk membeli sebuah produk. seperti yang kita ketahui bahwa di Indonesia kaya akan hasil lautnya sehingga sudah seharusnya kita membuat suatu produk yang bias di kenal orang secara luas dan biasa menjadi suatu penghasilan kita, kemasan produk yang menarik dapat memberikan dampak positif terhadan penjualan produk, dan melindungi produk selain itu bisa kita ketahui bahwa abon ikan tuna banyak digemari masa sekarang karna karena kemasannya yang sudah simple dan mudah di bawa kemana-mana dan yang seperti kita ketahui bahwa ikan abon juga memiliki banyak manfaat dan kandungan seperti di setiap 100 gram abon ikan  mengandung 27,2gram protein 0,80 mg riboflavin dan 24,3 mg niasi.

    Membuat kemasan yang baik bagi produk juga membuat daya tahan abon ikan menjadi lebih awet jika cara mengemasnya baik pengunaan kemasan yang baik akan membuat abon ikan tuna lebih awet dan higenis agar tetap menjaga cita rasa abon ikan tuna ,abon ikan tuna juga selain mudah di dapatkan abon ikan tuna juga mudah di buat dan merupakan  makanan yang sehat,jika di olah dengan benar karna jika abon ikan tuna di olah dengan cara yang sembarangan maka kemungkinaan abon ikan tuna yang di hasilkan nanti rasanya kurang bagus,untuk itu alangkah bagusnya jika saat mengelolah ikan tuna harus memahami terlebih dahulu cara pengelolaanya  agar rasa dari ciri khas abon ikan tuna tetap ada sehingga konsumen tertarik karna rasanya yang memang khas yang memang merupakan ciri khas rasanya Indonesia banget. Kemudian bahan-bahan yang di gunakan untuk membuat abon ikan tuna haruslah bahan yang berkualitas agar biasa bertahan dalam kemasan, semuanya itu bertujuan untuk suatu produk yang bisa di pasarkan secara meluas.

FUNGSI KEMASAN ABON IKAN TUNA YANG MENARIK

   Tunggu apalagi, segera pesan Abon Ikan Tuna AL-Fatid dengan kemasan yang simple dan tentunya memiliki rasa yang enak dan gurih. untuk pemesanan abon ikan tuna al-fatid hubungi 081341382559             

Tips dan Trik Mengolah Abon Ikan Tuna Agar Tahan Lama

  Dalam pembuatan abon sebenarnya bertujuan untuk bisa menambah keanekaragaman pangan, memperoleh olahan pangan yang berkualitas tinggi, day...